MUSIC FOR LIFE











{May 1, 2009}   Perkembangan Musik

Perkembangan industri musik di Indonesia membaik dari tahun ke tahun. Apresiasi berbagai pihak kepada para penggiat musik pun kian menggembirakan. Ditopang kemajuan teknologi, para penggiat musik juga kian kreatif, produktif, dan variatif menunjukkan kiprahnya. Berderetnya pergelaran pemilihan penyanyi terbaik atau favorit di media televisi dalam beberapa tahun belakangan menjadi bukti kian tingginya apresiasi musik di negeri ini.

Konser-konser musisi Indonesia di luar negeri, bahkan, diprediksi bakal kian semarak pada 2008. Pengamat musik Bens Leo mengatakan, musik Indonesia di 2008 masih akan didominasi band-band anak muda seperti Nidji, Samsons, Ungu, dan Letto. “Mereka akan kian berkibar di 2008. Musik mereka didukung sinetron dan film layar lebar yang memakai lagu-lagu mereka sebagai tema,” kata Bens.

Beberapa band lawas seperti Slank, Dewa, dan Padi, menurut Bens, tetap bertahan di blantika musik nasional dengan kekuatan jenis musik yang tidak berubah secara signifikan. “Mereka akan tetap punya penggemar. Musik mereka juga masih mampu bersaing dengan genre musik yang baru,” jelasnya.Indra Q, mantan personil Slank, punya pandangan berbeda. Ia justru tak yakin industri rekaman berprospek cerah pada 2008. “Sehubungan dengan menurun drastisnya penjualan album, saya lebih meyakini pasar nada sambung pribadi (NSP),” ujar Indra yang juga pemilik studio musik IQALA di bilangan Cempaka Putih, Jakarta Timur.

Indra, personel BIP yang sedang sibuk membantu mastering album musisi seperti Tompi, Ada band, dan Netral, menjelaskan bahwa fenomena NSP sangat membantu penyanyi/band lokal Indonesia. “NSP kan nggak bisa dibajak. Sebuah lagu penuh harus di-download,” tandasnya.

Fenomena pemilihan penyanyi melalui media televisi dan festival grup vokal/band dengan menggandeng perusahaan rokok raksasa telah pula menjadi industri yang terbilang sukses di Tanah Air dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2008, menurut Bens, pentas musik di berbagai daerah dengan merekrut musisi jalanan dan kompetisi band-band indie (independent) akan tetap menjadi lahan berprospek cerah. “Ini juga membantu perkembangan musik nasional yang notabene diisi talenta-talenta muda yang luar biasa di berbagai daerah luar Pulau Jawa.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

et cetera
%d bloggers like this: