MUSIC FOR LIFE











{June 11, 2009}   B.B. King (pemusik blues)

B.B. King semula adalah pemusik blues yang hingga awal tahun 1960-an hanya dikenal terbatas dikalangan warga kulit hitam. Yang berjasa memperkenalkan B.B King pada audiens anak-anak muda kulit putih dan audiens di dunia luar yang lebih luas, menariknya, adalah grup legendaris rock and roll asal Inggris, The Rolling Stones. Memang para personel The Rolling Stones, terutama Mick Jagger dan Keith Richard, adalah pencinta musik blues Amerika. Pada tahun 1969, The Rolling Stones meminta idolanya B.B. King  untuk membuka 18 konser mereka di berbagai tempat di Amerika Serikat.

B.B.KingBB King dilahirkan 16 September 1925 di Itta Bena, Mississippi, dekat kawasan Indianola. Masa belianya dimulai dengan mengamen. Terkadang dalam semalam, ia bermain di beberapa tempat.

Pada 1974, BB menumpang hidup di Memphis demi mengejar karier musiknya. Memphis merupakan wilayah berpengaruh bagi komunitas pemusik Selatan, yang mendukung penemuan karya musik terluas dari segala gaya Afrika Amerika.
Di sana BB (Blues Boy) menetap dengan tantenya, Bukka White, salah seorang pemain blues kenamaan saat itu. Bukka White membantu menyekolahkan BB dalam seni musik blues.
Lagu andalan awal BB adalah “Three O’Clock Blues” yang kemudian melambungkan namanya. Sebagai gitaris blues, BB kemudian berhasil mengembangkan gaya tersendiri.
Ia terinspirasi Blind Lemon Jefferson, T-Bone Walker dan sejumlah gitaris tenar lain. Semua itu digabungkannya dengan akurasi lekuk gaya vokalnya yang rumit, dan teknik vibrato pada tangan kirinya. Model permainannya itu mampu mempengaruhi ribuan gitaris penerus, dari Eric Clapton dan George Harrison hingga Jeff Beck. BB berhasil menggabungkan corak musik tradisional blues, jazz, swing, pop mainstream yang menjadi titik tolak ke arah sound yang unik.

BB King, dengan gitarnya yang dinamainya Lucille, dalam tur Eropa terakhirnya, telah mengucapkan salam perpisahan dengan emosional kepada para penggemarnya di “Montreux Jazz Festival 2006” tahun lalu. Gitaris bergelar King of Blues itu telah ikut festival jazz internasional tersebut dalam lebih dari 20 tahun.

Kini, King telah memasuki usia 82 dan menderita diabetes. Ia muncul di atas pentas festival jazz itu bersama artis-artis jazz dari negara tuan rumah pada malam akhir konser mereka di kota tempat berlibur di tepi Danau Geneva, Swiss, tersebut. Para penyanyi Gladys Knight, Barbara Hendrick, Randy Crawford, dan Leela James; gitaris-gitaris John Mclaughlin dan Stanley Clarke; pemain-pemain keyboard Joe Sample dan George Duke; serta peniup saksofon David Sanborn; menyampaikan hormat mereka kepada sang King of Blues. “Mestinya saya menyampaikan salam perpisahan setiap malam,” ucap King, yang menyanyi dan bermain gitar sambil duduk, dalam penampilannya selama dua setengah jam hingga dini itu. “Saya akan menangis lagi, periode ini tak ubahnya lapisan gula pada kue saya, tidak mungkin dilepas dengan cara yang lebih baik lagi dari sekarang,” tuturnya penuh emosi.

1965 Live at the Regal (live)
1968 Lucille
1969 Live And Well
Completely Well
1970 Indianola Mississippi Seeds
1971 Live in Cook County Jail
B.B. King in London
1972 Guess Who
1975 Together For The First Time (With Bland & Bobby ‘Blue’)
1975 Lucille Talks Back
1976 Bobby Bland and B.B. King Together Again…Live
1978 Midnight Believer
1979 Take It Home
1980 Live “Now Appearing” at Ole Miss
1981 There Must Be a Better World Somewhere
1982 Love Me Tender
1983 Why I Sing the Blues
1990 B.B. King and Sons Live (live)
1991 Live at San Quentin
Live at the Apollo” (live)
There is Always One More Time
Bacon Double Cheeseburger
1992 King of the Blues
1995 Lucille & Friends
1997 Deuces Wild
1997 Best of King
1998 Blues On The Bayou
1999 Live In Japan
Let the Good Times Roll
2000 Riding with the King
Makin’ Love Is Good For You
2003 Reflections
2005 The Ultimate Collection
B.B. King & Friends: 80
2007 The Best of the Early Years



et cetera
%d bloggers like this: